Kami berpikir bahwa pengetahuan taktis konfrontasional penting untuk tersebar luas bagi badai pemberontakan yang akan datang. Taktik konfrontasional dapat membuat kita lebih aman, karena polisi menjadi takut. Kita harus berhati-hati ketika bermain dengan api, tetapi dengan hati-hati, molotov dapat sangat meningkatkan kekuatan kita di jalanan.

Resep

  • Botol kosong 500 ml

  • Sarung tangan

  • Bensin

  • Oli mesin

  • Corong

  • Kasa atau potongan kaos

  • Lakban

Jangan pernah menyentuh bahan tanpa sarung tangan, untuk menghindari pemindahan sidik jari.

Pertama, isi setengah botol dengan campuran 2/3 bensin dan 1/3 oli mesin. Menambahkan oli mesin membuat api membakar lebih lama dan lebih besar. Membiarkan ruang kosong di dalam botol membuatnya penuh dengan gas, yang akan membuat molotov lebih mudah meledak.

Untuk sumbu (baju atau kasa), ikat simpul yang pas di lubang botol, 1 inci (2,54 cm) dari atas. Sumbu harus mencapai bensin. Jika botol dibalik, simpul harus tertahan. Gunakan lakban untuk membuat lubang lebih kedap udara, karena bensin menguap.

Untuk molotov yang lebih besar, bisa menggunakan botol anggur yang memiliki penutup yang dapat diputar kembali. Botol air mineral juga bisa digunakan.

Botol molotov dapat diangkut dalam kemasan. Masukkan ke dalam kantong sampah untuk mengurangi bau bensin, dan jauhkan dari sidik jari.

Paling aman untuk tidak menunggu lebih dari 30 detik untuk melempar setelah molotov dinyalakan.

Tetap aman! Tetaplah ganas!